Trik Mengajarkan Bilangan Asli, Cacah dan Bulat
Sebagai seorang guru matematika terkadang susah untuk mengajarkan pengertian bilangan. Selain itu susah pula untuk selalu mengingatkan kepada siswa perbedaan bilangan asli, bilangan bulat, dan bilangan riil. Kalaupun ada siswa yang telah mengetahui contohnya, namun saat diminta untuk menyebutkan contoh tersebut termasuk dalam himpunan bilangan asli, atau cacah atau bulat, mereka juga mengalami kebingungan. Lebih membingungkan lagi, manakala bilangan tersebut dinyatakan dalam lambang huruf. Ibaratkan sudah bingung tertimpa pusing lagi. he he he…
Mungkin pengalaman ini dapat dimanfaatkan rekan guru yang lain untuk mengajarkan bilangan Asli, bilangan cacah dan bilangan Bulat.
Pertama mengajarkan bilangan Asli
Menurut sejarahnya dan menurut siswa, bagaimana cara kalian menghitung suatu benda? pertanyaan ini akan merangsang siswa untuk menjawab 1, 2, 3, dst. Nah pada saat siswa dapat menjawab seperti ini, seorang guru memberikan penegasan itulah pertama kali kalian mengenal hitungan. Hitungan model ini adalah asli milik kalian. Oleh karena itu, Bilangan yang dimulai dari 1 diberi nama bilangan Asli.
Pada saat kalian telah mengenal cara menghitung tadi, dapat diberikan pertanyaan bagaimana untuk melambangkan sesuatu itu tidak ada? Pastinya siswa akan menjawal nol dengan lambang “0″. Pertanyaan dapat dilanjutkan, kalau demikian angka nol (0) masuk dalam bilangan apa? Siswa akan berfikir, kalau 0 tidak mungkin masuk dalam bilangan Asli. Pada saat siswa terdiam dan tidak mampu menjawab, seorang guru dapat memberikan solusi, bahwa bilangan 0 itu masuk dalam bilangan Cacah. Tentunya siswa akan bertanya Apakah bilangan Cacah itu? Dengan pertanyaan siswa tersebut kemudian diberikan jawaban bahwa bilangan Cacah adalah bilangan Asli yang digbungkan dengan bilangan 0. Jadi bilangan Cacah adalah 0, 1, 2, 3, 4, dan seterusnya.
Ketiga mengajarkan bilangan Bulat


Mengajar matematika mudah asal tau triknya.....